Hati-hati Mengkonsumsi Jeruk karena Bisa Menimbulkan
Kematian

Gambar: vivanews.com
Buah adalah salah satu jenis makanan
yang memiliki kandungan gizi, vitamin dan mineral yang pada umumnya sangat baik
untuk dikonsumsi setiap hari. Banyak sekali mamfaat dan khasiat yang dapat kita
rasakan apabila kita mengkonsumsinya, karena di dalam buah banyak mengandung
vitamin-vitamin dan meneral yang diperlukan oleh tubuh kita seperti vitamin A,
C dan E.
Disamping itu buah-buahan juga
dipercaya bisa mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit yang menyerang
tubuh kita, seperti Buah-buahan yang berwarna merah dan ungu, seperti tomat,
strawberry dan buah merah, mengandung banyak lycopene dan anthocyanins yang
berkhasiat mengatasi kanker. Ada juga buah-buahan yang berwarna oranye seperti
buah jeruk, mangga dan pepaya yang mengandung vitamin C yang sangat berguna
untuk menjaga kebugaran tubuh. Dan banyak lagi khasiat dan mamfaat buah-buahan
yang berwarna warni bagi tubuh kita, tentunya tiap-tiap warna pada buah-buahan
mempunyai mamfaat dan khasiat yang berbeda beda.
Tapi kita juga harus hati-hati
mengkonsumsi buah-buahan berbarengan dengan ritual kita meminum obat. Bisa-bisa
obat yang kita minum tidak ada khasiatnya lagi atau lebih fatal yaitu kematian.
Bagi penggemar buah jeruk atau yang suka minum jus jeruk namun sedang sakit dan
terpaksa minum obat atau yang mempunyai penyakit tertentu yang mengharuskan
rutin minum obat, sebaiknya berhati-hati. Mengapa? Karena buah kaya vitamin C
ini dapat memengaruhi dan mengganggu kerja dari obat-obatan yang kita minum.
Ada zat kimia tertentu yang terdapat dalam jeruk yang dapat mengganggu metabolesme
berbagai jenis obat dalam sistem pencernaan kita. Kondisi ini dapat
membahayakan pengobatan dan menyebabkan efek samping yang serius seperti
kematian mendadak, gagal ginjal akut, gagal pernafasan, dan pendarahan
gastrointestinal.
Berikut ini adalah beberapa contoh
obat-obat resep yang dapat memicu interaksi serius jika dikonsumsi bersamaan
dengan produk jeruk:
*Obat anti kecemasan, Buspirone
*Obat anti-aritmia, Amiodarone
(Cordarone)
*Antidepresan, Sertraline (Zoloft)
*Antihistamin Fexofenadine, (Allegra)
*Anti-retroviral, Saquinavir
(Invirase),indinavir (Crixivan)
*Obat anti kejang, Carbamazepine
(Carbatrol, Tegretol)
*Calcium channel block (obat
hipertensi), Nifedipin (Procardia), Nimodipin (Nimotop), Nisoldipine (Sular)
*Imunosupresan Siklosporin, (Neoral
Sandimmune), Tacrolimu,(Prograf), Sirolimus (Rapamune)
* Statin (obat penurun kolesterol),
Simvastatin (Zocor), Lovastati (Mevacor), Atorvastatin (Lipitor).
Jadi, jika kita sedang menjalani
pengobatan, sebisa mungkin konsultasikanlah dengan dokter atau apoteker, apakah
obat yang kita konsumsi termasuk yang kontra dengan jeruk. Atau sekaligus bisa
menanyakan bahan makanan apa saja yang tidak bisa dikonsumsi bersamaan dengan
obat-obat tersebut. Lebih amannya, tinggalkan jeruk dan minuman atau makanan olahannya
sama sekali ketika sedang mengonsumsi berbagai jenis obat, untuk menghindari
interaksi yang dapat menghambat atau membahayakan.
.
.
Sumber:
http://m.life.viva.co.id/news/read/370681-bahaya-mengkonsumsi-jeruk-plus-obat
No comments:
Post a Comment